Ada Harapan! Ini Cara Kerek Penerimaan Negara Saat APBN Defisit

Ada Harapan! Ini Cara Kerek Penerimaan Negara Saat APBN Defisit

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah mencatat penurunan pendapatan negara hingga Mei 2024 sebesar 7,1% (yoy) dengan defisit APBN mencapai 0,10% dari PDB.

Read More

Ekonom Senior, Raden Pardede menyebutkan defisit APBN bukan imbas pelemahan Rupiah namun defisit harus tetap dijaga secara disiplin. Hal ini penting agar belanja negara tidak melampaui kemampuan penerimaan negara ataupun kemampuan mencari pembiayaan mengingat saat ini terjadi perebutan terhadap likuiditas termasuk surat utang.

Dalam jangka pendek upaya meningkatkan penerimaan negara bisa dilakukan melalui efektivitas dari koleksi penerimaan negara dan meningkatkan kepatuhan pajak, namun terkait upaya mengerek pajak tidak mungkin dilaksanakan. Sementara untuk jangka panjang, pemerintah bisa mendorong perluasan basis pajak untuk meningkatkan penerimaan negara.

Seperti apa ekonom melihat kondisi defisit APBN? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Ekonom Senior, Raden Pardede dalam Power Lunch, Kabar Petang(Jum’at, 28/06/2024)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *